SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan pengoperasian pesawat Airbus A320 di Bandara H Asan Sampit, selain layanan penerbangan menggunakan pesawat ATR 72 yang segera dibuka oleh Lion Air Group.

"Kerja sama ini sudah lama kita diskusikan dengan Lion Air Group. Kita memang mengusulkan pesawat ATR 72 dan Airbus A320, namun pihak Lion Air saat ini menjajaki terlebih dahulu penggunaan ATR 72," kata Asisten II Setda Kotim Rody Kamislam, Sabtu, 31 Januari 2026.

Ia menjelaskan, penggunaan ATR 72 di tahap awal diharapkan dapat memperkuat konektivitas antar wilayah. Selanjutnya, Lion Air Group akan mengembangkan dan menilai rute-rute potensial yang akan dilayani berdasarkan kebutuhan dan minat penumpang.

Selain itu, Pemkab Kotim berharap Airbus A320 dapat segera dioperasikan untuk menjawab tingginya permintaan penerbangan dari dan ke Sampit, khususnya rute Sampit–Jakarta dan Sampit–Surabaya.

"Kebutuhan penerbangan untuk rute tersebut cukup tinggi, baik untuk masyarakat Kotim, dunia usaha, maupun aktivitas birokrasi. Ini penting untuk memperlancar mobilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Saat ini, lanjut Rody, pihak Lion Air Group tengah melakukan penjadwalan agar dalam waktu dekat dapat melayani rute dari Bandara H Asan Sampit menuju Palangka Raya dan Surabaya. Bersamaan dengan itu, Lion Air Group juga akan melakukan audiensi untuk memetakan potensi penumpang di Kota Sampit.

"Mereka akan melakukan audiensi dengan dunia usaha, travel agent, serta melihat potensi perjalanan ibadah haji dan umrah, termasuk pengangkutan kargo," ujarnya.

Rody menambahkan, Bupati Kotim berharap penerbangan baru tersebut dapat segera beroperasi guna menambah jumlah maskapai dan rute penerbangan di Sampit. Pemerintah daerah juga siap menindaklanjuti berbagai masukan dari Lion Air Group, termasuk kendala teknis yang perlu dipenuhi agar Airbus A320 dapat mendarat dengan aman.

"Kalau memang ada hambatan atau persyaratan teknis, seperti obstacle atau jarak pandang pendaratan, itu akan kita upayakan untuk dipenuhi sesuai kemampuan dan kondisi bandara," katanya.

Dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Kotim dalam menjamin keamanan dan kelancaran pendaratan serta penerbangan Airbus A320 di Bandara H Asan Sampit ke depan.

"Ini menjadi salah satu jaminan dari Bupati untuk mendukung operasional pesawat berbadan sedang di Sampit demi peningkatan konektivitas dan pelayanan transportasi udara," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)