KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan serta memberikan rasa khusyuk bagi umat Islam dalam beribadah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas Islam) melaksanakan kegiatan kalibrasi arah kiblat di Musholla Al Mustajabah, Jalan Pemuda Km 15,5, Desa Mawar Mekar, Kecamatan Pulau Petak.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi yang diajukan oleh pengurus musholla setempat. Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Kalibrasi Arah Kiblat dari Bimas Islam Kemenag Kapuas turun langsung ke lokasi dengan membawa peralatan pengukuran yang presisi dan berpedoman pada titik koordinat wilayah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kapuas, Hasbullah beserta Tim Kalibrasi, Kepala KUA Kecamatan Pulau Petak H. Supiani beserta staf, pengurus musholla, serta disaksikan oleh tokoh agama setempat. Proses pengukuran dilakukan secara teliti dengan melibatkan berbagai pihak guna memastikan hasil yang akurat.

Hasbullah menyampaikan bahwa kalibrasi arah kiblat bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral Kemenag dalam melayani umat.

“Akurasi arah kiblat adalah aspek fundamental dalam ibadah shalat. Kami mengapresiasi inisiatif pengurus musholla yang memiliki kesadaran tinggi untuk memastikan arah kiblat sudah sesuai dengan kaidah astronomi (falak),” ucapnya, Sabtu, 31 Januari 2026.

Proses kalibrasi dilakukan menggunakan metode Theodolite dan kompas Suntho yang mempertimbangkan koordinat lintang dan bujur lokasi secara spesifik. Setelah dilakukan perhitungan dan observasi, tim kalibrasi kemudian menetapkan tanda permanen berupa garis shaf baru sebagai acuan arah kiblat bagi jamaah Musholla Al Mustajabah.

Ketua Pengurus Musholla Al Mustajabah, Yuliansyah, mengungkapkan rasa terima kasih atas respons cepat dari Kemenag Kapuas. Menurutnya, kalibrasi ini sangat penting untuk menghilangkan keraguan jamaah terkait arah kiblat. 

“Alhamdulillah, dengan hadirnya tim Kalibrasi dari Bimas Islam, jamaah kini lebih tenang dan yakin dalam melaksanakan ibadah. Ternyata memang ada sedikit pergeseran dari arah bangunan awal dan kini sudah dikoreksi dengan tepat,” ucapnya. (SABRIANOOR/H)