BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Palangka Raya telah menanggapi laporan kejadian bencana ablasi yang mengakibatkan kerusakan pada jembatan di wilayah Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, tepatnya di sekitar Jalan Datah Rami.
Berdasarkan informasi yang diterima, ablasi yang terjadi telah merusak sebagian struktur jembatan panjang di lokasi tersebut.
Plt Kepala BPBD Palangka Raya Hendrikus Satria Budi menjelaskan bahwa bagian jalan yang terkena dampak ablasi memiliki panjang sekitar 30 meter dengan lebar kurang lebih 12 meter.
Kerusakan juga meliputi struktur jembatan itu sendiri yang memiliki panjang total sekitar 130 meter dan lebar kurang lebih 5 meter," katanya, Minggu, 1 Februari 2026.
Selain kerusakan pada infrastruktur jalan dan jembatan, bencana ablasi juga berdampak pada pemukiman warga.
Ada 30 unit bangunan rumah cukup terhambat akses jalannya akibat kejadian tersebut, Tim BPBD telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian untuk menilai tingkat kerusakan secara menyeluruh dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
Pihaknya juga bekerja sama dengan dinas terkait untuk memastikan akses jalan alternatif bagi masyarakat yang terdampak dan mengantisipasi kemungkinan gangguan lebih lanjut.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar waspada dengan adanya potensi ablasi yang meluas," tegasnya.
Peringatan ini diberikan mengingat kondisi geografis daerah yang rentan terhadap pergerakan tanah dan ablasi, terutama pada musim tertentu atau akibat faktor alam dan aktivitas manusia sekitar lokasi.
BPBD terus memantau kondisi lokasi dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan perbaikan infrastruktur serta memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
"Upaya pencegahan dan mitigasi juga akan ditingkatkan untuk mengurangi risiko terjadinya bencana serupa di masa depan" pungkasnya. (PATHUR/R)









