BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Komisi III DPRD Palangka Raya, Sigit Widodo, menegaskan bahwa pencegahan dan penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) membutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, upaya hanya dari satu pihak saja tidak akan efektif untuk menekan angka kasus penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini.
Sigit menjelaskan bahwa peran pemerintah sangat penting dalam menyediakan fasilitas dan layanan kesehatan yang memadai, serta menjalankan program-program pencegahan secara terencana.
"Hal ini meliputi penyediaan obat-obatan, fasilitas pengobatan di rumah sakit dan puskesmas, serta kegiatan penyemprotan fogging untuk mengendalikan populasi nyamuk pembawa virus DBD," katanya, Minggu, 1 Februari 2026.
Selain itu, pemerintah juga berperan dalam melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang cara-cara mencegah penyebaran DBD.
Kegiatan ini termasuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menghindari tempat penampungan air yang menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk, serta mengenali gejala awal DBD yang perlu segera mendapatkan perawatan medis.
Di sisi lain, Sigit menekankan bahwa peran masyarakat tidak kalah penting dalam upaya penanggulangan DBD.Setiap warga diharapkan dapat aktif berpartisipasi dalam membersihkan lingkungan sekitar rumah, tempat kerja, dan sekolah.
Hal ini meliputi pembuangan sampah yang benar, penutupan tempat penampungan air, serta penggunaan kelambu atau obat nyamuk untuk menghindari gigitan nyamuk.
“Kerja sama yang sinergis antara pemerintah dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan dalam menekan kasus DBD di Palangka Raya. Tidak ada yang bisa berdiri sendiri dalam menghadapi masalah kesehatan masyarakat seperti ini,” ujar Sigit Widodo.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak meremehkan gejala awal DBD, karena penanganan yang terlambat dapat meningkatkan risiko komplikasi dan bahkan kematian.
Pihaknya berharap, melalui kerja sama yang erat ini, angka kejadian DBD di Palangka Raya dapat terus menurun dan masyarakat dapat hidup dengan lebih sehat dan aman.
"Komisi III DPRD Palangka Raya juga akan terus mengawasi dan mendorong upaya pemerintah dalam menangani masalah kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan dan penanganan DBD," pungkasnya. (PATHUR/j)









