BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kemacetan panjang yang sempat terjadi di Jalan Trans Kalimantan Km 20, Anjir, Kabupaten Barito Kuala, pada Minggu siang, 1 Februari 2026, akhirnya berhasil diurai. Setelah proses evakuasi pohon tumbang selesai, arus lalu lintas dilaporkan kembali normal.
Berdasarkan informasi yang diterima, pada pukul 14.49 WITA akses jalan sudah dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.
“Sudah selesai evakuasi, lancar sudah lalu lintas,” ujar Hafiz, warga setempat yang turut memberikan informasi di lokasi kejadian.
Evakuasi dilakukan oleh petugas BPBD setempat bersama warga sekitar dengan cara memotong pohon menjadi beberapa bagian. Proses tersebut memakan waktu cukup lama karena ukuran pohon yang besar serta kondisi hujan deras yang masih mengguyur kawasan tersebut.
Sebelumnya, hujan lebat yang melanda wilayah perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menutup total badan Jalan Trans Kalimantan Km 20, Anjir. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.41 WITA dan langsung menghambat arus lalu lintas utama penghubung Banjarmasin–Kuala Kapuas.
Dari dokumentasi di lapangan, tumbangnya pohon tersebut membuat seluruh akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah. Akibatnya, arus lalu lintas terhenti total dan kemacetan panjang tak terhindarkan, dengan kendaraan mengular di tengah hujan deras.
Salah seorang warga setempat, Saidi, mengatakan kemacetan berlangsung cukup lama karena pohon berukuran besar menutup hampir seluruh badan jalan.
“Macet panjang, tidak bisa dilewati. Masih menunggu proses evakuasi,” ujarnya saat kejadian berlangsung. (SABRIANOOR/j)









