PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Peristiwa ablasi terjadi di Jalan Datah Rami No. 09, RT 003/RW 002, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan pada jembatan dan puluhan rumah warga.

Laporan awal diterima melalui Call Center 112, yang kemudian diteruskan kepada instansi terkait untuk penanganan cepat di lapangan. Ablasi tersebut mengganggu aktivitas warga dan menimbulkan kondisi darurat di kawasan terdampak.

Sejumlah tim gabungan turun ke lokasi, di antaranya BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Palangka Raya, Camat Pahandut beserta jajaran, Lurah Langkai dan staf, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Tim gabungan melakukan peninjauan kerusakan, pengamanan area, serta pendataan awal terhadap warga terdampak. Koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ablasi menyebabkan kerusakan pada jembatan dengan total panjang terdampak sekitar 130 meter dan lebar 5 meter. Dari panjang tersebut, bagian jembatan seluas kurang lebih 12 meter dengan panjang sekitar 30 meter mengalami kerusakan cukup parah.

Kondisi tersebut membuat akses jalan terganggu dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Selain infrastruktur jalan, sebanyak 30 unit rumah warga dilaporkan terdampak ablasi. Kerusakan bervariasi, terutama pada struktur bangunan, sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut demi keselamatan penghuni.

Menanggapi kejadian itu, anggota DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan ablasi, agar tetap waspada.

“Warga diharapkan terus memantau kondisi lingkungan sekitar, menghindari area yang berisiko, serta segera melaporkan jika melihat tanda-tanda bahaya,” ujarnya, Minggu, 1 Februari 2026.

Menurutnya, imbauan tersebut bertujuan untuk mencegah timbulnya korban tambahan akibat bencana.

Khemal juga meminta pihak berwenang terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat. Ia berharap upaya pemulihan dan perbaikan jembatan serta rumah warga dapat segera dilakukan setelah data kerusakan lengkap dihimpun.

“Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, dampak bencana ini diharapkan dapat diminimalkan,” pungkasnya. (MARINI/j)