BORNEONEWS, Muara Teweh – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Jalan Meranti atau wilayah Pasar Dermaga, tepatnya di Gang Keluarga RT 10 RW 03, Kecamatan Teweh Tengah, Minggu 1 Februari 2026.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.50 WIB ini menghanguskan empat rumah warga dan menyebabkan tiga rumah lain terdampak akibat panas dan percikan api, sehingga total ada tujuh rumah yang terdampak.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara segera merespons kejadian ini dengan menurunkan langsung Sekretaris Daerah, Drs Muhlis, untuk meninjau lokasi dan menyampaikan dukungan kepada para korban. Kehadiran Sekda mewakili Bupati dan Wakil Bupati yang saat itu sedang menjalankan tugas pemerintahan di Jakarta untuk menghadiri rapat nasional.
Muhlis menyampaikan permohonan maaf karena pejabat daerah belum bisa hadir secara langsung, sekaligus menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat yang terdampak musibah.
“Kami berharap para korban diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Muhlis.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang.
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, Sekda didampingi Kepala Dinas Sosial PMD Suparmi A. Aspian, perwakilan BPBD, Plt Camat Teweh Tengah Dudy Bagus Prasetyo, serta Kabid Darlog BPBD Rizali Hadi menyerahkan bantuan darurat berupa selimut dan sembako kepada para korban kebakaran.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat. Muhlis menambahkan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Sosial PMD akan menyalurkan bantuan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan hasil pendataan Kecamatan Teweh Tengah, kebakaran ini berdampak pada delapan kepala keluarga, dengan empat rumah mengalami rusak berat dan tiga rumah lainnya terdampak di sisi kiri dan kanan bangunan korban.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban, seraya berharap musibah ini dapat digantikan oleh Allah SWT dengan rezeki yang lebih baik dan melimpah di masa mendatang. (RAMADANI/J)









