BORNEONEWS, Sampit - Harga emas di komplek pertokoan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur kembali turun, menjelang akhir tahun 2016. Penurunannya mencapai Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per gram.

“Sejak awal November kemarin harga emas terus turun. Turunnya bervariasi antara Rp5 ribu per gram hingga Rp10 ribu per gram,” kata Sani, pemilik Toko Emas Mitra Baru di PPM Sampit, abu (14/12/2016).

Menurutnya, penurunan harga terjadi pada harga emas batangan, emas perhiasan kadar 999 atau emas amerika, dan kadar 750 atau emas putih. Sedangkan untuk emas perhiasan kadar 700 atau emas singapore dan kadar 375 atau 420 masing-masing mengalami penurunan harga sebesar Rp5 ribu.

Sani menjelaskan, untuk harga emas lantakan atau batangan berada pada level Rp505 ribu per gram. Emas amerika Rp515 ribu per gram, dan emas putih dijual Rp450 ribu per gram.

Sementara untuk emas perhiasan kadar 700 atau emas singapore saat ini harga Rp420 ribu per gram, dan emas perhiasan kadar 375 atau 420 dipatok Rp250 ribu per gram.

Pantauan Borneonews di kompleks PPM Sampit, penurunan harga emas membuat beberapa toko emas ramai dikunjungi pembeli. Begitu juga aktivitas cuci dan pemeliharaan emas jenis perhiasan.

Penurunan harga emas ini dimanfaatkan warga untuk membeli, terutama mereka yang hendak berinvestasi logam mulia itu.

“Ramainya pembeli ini mungkin mereka beranggapan waktu yang tepat berinvestasi saat harga emas turun. Tapi kami tidak bisa memprediksi harga emas ini akan tetap bertahan, kembali turun, atau bahkan akan naik. Fluktuasi harga ini juga ditentukan oleh harga emas dunia atau pasar emas internasional,” katanya.

Sani mengakui, turunnya harga ini membuat penjualan emas perhiasan meningkat dan daya beli konsumen juga meningkat. (RAFIUDIN/N).