BORNEONEWS, Sampit – Kalangan pengusaha di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendukung maskapai penerbangan semakin banyak beroperasi di Bandara H Asan Sampit, salah satunya Lion Air Group yang direncanakan akan kembali mengudara di Bumi Habaring Hurung.
"Saya mewakili unsur pengusaha dari GPPI, Apindo, dan Gapki mendukung penuh rencana Lion Air Group. Kalau bisa direalisasikan lebih cepat, tentu akan lebih baik. Ini yang kami harapkan sejak lama," ujar Ketua Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI) Wilayah Kotim, Seruyan, dan Katingan Siswanto, Senin, 2 Februari 2026.
Jumlah karyawan yang tergabung dalam perusahaan anggota ketiga organisasi tersebut sangat besar. Selama ini, banyak karyawan terpaksa melakukan perjalanan udara melalui Bandara Iskandar Pangkalan Bun atau Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya karena keterbatasan penerbangan di Bandara H Asan Sampit.
"Daripada harus ke Pangkalan Bun atau Palangka Raya, kenapa tidak memanfaatkan Bandara H Asan Sampit. Apalagi menjelang Idul Fitri, kebutuhan penerbangan sangat tinggi," tambahnya.
Siswanto menyebut, maskapai tidak perlu khawatir mengenai jumlah penumpang, terutama saat akhir pekan Jumat, Sabtu, Minggu, dan Senin. Ia menjelaskan pola perjalanan para pimpinan perusahaan umumnya pulang pada Jumat dan kembali bekerja pada Senin akan menjadi pasar potensial bagi maskapai.
"Level-level pimpinan biasanya Jumat balik dan Senin kembali lagi ke Sampit, daripada jauh-jauh ke Pangkalan Bun dan Palangka raya kita lebih cepat lewat dari bandara H asan Sampi," katanya.
Ia menambahkan, karyawan perusahaan saat ini lebih memilih transportasi udara dibandingkan kapal laut. Selain faktor waktu, preferensi generasi muda atau Gen Z turut memengaruhi meningkatnya minat terhadap penerbangan.
"Karyawan kami tidak hanya cuti saat Lebaran, tapi diatur bergantian. Mereka lebih memilih pesawat. Kami siap menggerakkan karyawan agar menggunakan Bandara H Asan Sampit," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Lion Air Group menyatakan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan penerbangan di Bandara H Asan Sampit seperti sebelum pandemi Covid-19. Pada tahap awal, melalui Wings Air dengan pesawat ATR 72, Lion Air Group akan membuka rute Palangka Raya–Sampit dan Sampit–Surabaya yang ditargetkan mulai beroperasi pada Februari 2026.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, Sampit memiliki peran strategis sebagai penghubung penerbangan di Kalimantan Tengah. Ke depan, Lion Air Group juga menyiapkan pengembangan rute lanjutan, termasuk kemungkinan pengoperasian Airbus A320 melalui maskapai Super Air Jet. (DEWI PATMALASARI/j)









