BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menginstruksikan jajaran dinas terkait untuk segera melakukan pemetaan ulang jalur pengangkutan sampah di seluruh wilayah pinggiran kota.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan layanan kebersihan tidak hanya terpusat di kawasan protokol, tetapi juga menyentuh pemukiman warga yang berada di area terluar dan pelosok perkampungan.
Instruksi ini untuk mengidentifikasi titik-titik tumpukan sampah liar yang sering muncul akibat minimnya akses armada pengangkut.
Fairid menekankan, dengan pemetaan yang akurat, pemerintah dapat menentukan jenis kendaraan yang tepat untuk menjangkau gang-gang sempit atau jalur yang belum terjamah oleh truk sampah berukuran besar.
"Kita ingin semua wilayah merasakan kehadiran layanan pemerintah. Petakan jalur dengan detail agar armada kita, baik truk maupun kendaraan roda tiga, memiliki rute yang jelas dan efisien di wilayah pinggiran," katanya, Senin, 2 Februari 2026.
Selain menentukan rute, pemetaan ini juga akan mencakup penentuan lokasi strategis untuk penempatan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) baru.
Hal ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat di pelosok dalam membuang sampah pada tempatnya, sehingga tidak ada lagi alasan untuk membuang limbah rumah tangga ke lahan kosong atau aliran sungai.
Pihak pemerintah kota menyadari bahwa karakteristik wilayah pinggiran yang masih berwajah perkampungan memerlukan pendekatan yang berbeda dibandingkan area perkotaan.
Oleh karena itu, hasil pemetaan jalur ini nantinya akan disinergikan dengan jadwal operasional petugas di lapangan agar pengangkutan sampah tetap konsisten meski di lokasi yang jauh dari pusat kota. (HENDRI/R)
Wali Kota Palangka Raya Perintahkan Pemetaan Jalur Armada Sampah Wilayah Pinggiran
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BKAD Palangka Raya: Dana Banpres Rp10 Miliar Bisa untuk Oksigen hingga Insentif Relawan
Dinkes Palangka Raya Siapkan 4 Layanan Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla
Fairid Sebut Dana Banpres Rp10 Miliar, Prioritaskan Pencegahan hingga Kesehatan Relawan Karhutla
Walikota Gelar Musyawarah Terbuka Dana Banpres Karhutla, Undang Ormas dan Mahasiswa
Kualitas Udara Masih Berbahaya, Disdik Palangka Raya Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Komentar (0)
Memuat komentar…







