PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Taufiqurrahman mengatakan bahwa Nilai Tukar Petani atau NTP pada Januari 2026 tercatat sebesar 134,67 atau naik 0,06 persen dibanding Desember 2025 yang sebesar 134,59.

Hal ini disampaikan Taufiqurrahman dalam penyampaian Berita Resmi Statistik pada Senin, 2 Februari 2026.

Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani atau It naik 0,29 persen, lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani atau Ib sebesar 0,24 persen.

"Secara keseluruhan, beberapa subsektor mengalami kenaikan dan penurunan NTP pada Januari 2026," tegasnya.

Kenaikan NTP terjadi pada subsektor tanaman pangan sebesar 1,30 persen, peternakan 0,46 persen, dan perikanan 0,31 persen akibat naiknya harga gabah, ayam ras pedaging, lais, baung, dan papuyu.

"Penurunan NTP terjadi pada subsektor hortikultura sebesar 1,85 persen dan tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,17 persen,” papar Taufiqurrahman. (TESTI PRISCILLA/H)