SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Yolanda Lonita Fenisia, menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan di bidang pendidikan secara optimal melalui kolaborasi dengan semua pihak terkait.

“Kami akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab di bidang pendidikan bersama stakeholder terkait, dengan komitmen memajukan mutu pendidikan di Kotim. Setiap program yang dijalankan akan kami laksanakan secara optimal,” katanya, Senin, 2 Februari 2026.

Ia yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan mendapat kepercayaan menjadi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan setelah pejabat terdahulu, Muhammad Irfansyah, dimutasi menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Selanjutnya, dirinya mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi formasi Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur dan berhasil masuk dalam tiga nama yang direkomendasikan.

Bupati Kotim, Halikinnor, memberikan kepercayaan penuh kepada perempuan alumnus Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) tersebut sebagai Kepala Dinas Pendidikan secara definitif mulai Jumat (30/Januari/2026).

"Saya tidak memerlukan waktu untuk beradaptasi karena memang sudah beberapa tahun bertugas di Dinas Pendidikan. Apalagi sebelumnya sudah dipercaya menjadi Pelaksana Tugas, sehingga kini saya tinggal melanjutkan tugas-tugas dengan kewenangan penuh sebagai pejabat definitif," ucapnya. 

Dia mengingatkan bahwa peningkatan mutu pendidikan di daerah membutuhkan dukungan dari seluruh pihak. Pemerintah daerah tidak bisa optimal tanpa dukungan banyak pihak, terlebih dalam situasi efisiensi anggaran yang berlanjut hingga 2026 ini.

Namun, keterbatasan tersebut tidak menjadi alasan untuk tidak bekerja secara maksimal. Dirinya optimis dengan kolaborasi dan sinergi yang terbangun, Dinas Pendidikan dapat memanfaatkan peluang yang ada, seperti bantuan anggaran dari pemerintah pusat serta kerja sama dengan pihak swasta.

“Peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, kami akan meningkatkan kolaborasi dengan tenaga pendidik, satuan pendidikan, serta pemangku kepentingan terkait dalam menjalankan program-program pendidikan,” tambahnya. (DEVIANA/H)