BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan kondisi Puskesmas Menteng di Kota Palangka Raya tergenang banjir sempat viral di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat.
Warga memberikan beragam tanggapan, terutama terkait potensi terganggunya akses pelayanan kesehatan bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis segera.
Menanggapi keresahan tersebut, pihak pemerintah kota segera mengambil langkah taktis guna memastikan fasilitas publik tersebut kembali berfungsi optimal.
Hanya berselang sehari setelah kejadian, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya langsung menerjunkan tim untuk melakukan perbaikan di area terdampak.
Fokus utama perbaikan diarahkan pada sistem drainase di sekitar lingkungan puskesmas yang dinilai sudah tidak mampu menampung debit air.
Langkah cepat ini diambil sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas layanan publik agar tidak terhenti meski cuaca ekstrem melanda.
Dalam jumpa pers yang digelar pada Senin, 2 Februari 2026, terungkap bahwa penyebab utama banjir adalah penyumbatan pada saluran air.
Gorong-gorong yang ada sebelumnya memiliki dimensi yang terlalu kecil, sehingga sampah dan sedimen mudah menumpuk dan menghambat laju air.
Sebagai solusi permanen, gorong-gorong lama dibongkar dan diganti dengan konstruksi yang jauh lebih besar guna memperlancar arus pembuangan menuju saluran utama.
Jumpa pers tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, di antaranya Juru Bicara Pemerintah Kota (Pemko) Sahdin Hasan, Kepala Dinas Kesehatan, Riduan, Kepala Puskesmas Menteng, Sugito, serta perwakilan dari Diskominfo Andi Silalahi.
Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan koordinasi yang solid dalam menangani isu-isu krusial yang menyangkut hajat hidup orang banyak di Palangka Raya.
Juru Bicara Pemko, Sahdin Hasan, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur ini merupakan prioritas untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air, mengingat faktor cuaca dan kondisi drainase sangat berpengaruh pada potensi genangan di area fasilitas kesehatan.
Di sisi lain, Kepala Kadinkes memastikan bahwa meski sempat terdampak luapan air, pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Dengan selesainya penggantian drainase tersebut, ia menjamin operasional Puskesmas kini sudah kembali normal dan aman bagi para pasien maupun tenaga medis yang bertugas. (HENDRI/R)
Sempat Viral Karena Kebanjiran, Kini Layanan Puskesmas Menteng Kembali Normal
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Komentar (0)
Memuat komentar…







