PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menjelaskan strategi pemerintahannya dalam menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang dihadapi sejak awal masa jabatan.

Ia menyebutkan, sejak dilantik 11 bulan 10 hari lalu, kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan yang langsung dihadapi pemerintah provinsi.

“Efisiensi anggaran kami sikapi dengan melakukan evaluasi dan pengurangan belanja yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti perjalanan dinas, belanja alat tulis kantor, kegiatan di hotel, dan pengeluaran sejenis lainnya,” kata Agustiar, seperti dikutip Borneonews pada Senin, 2 Februari 2026.

Menurutnya, pengurangan belanja tersebut dilakukan agar alokasi anggaran dapat lebih difokuskan pada sektor pembangunan riil.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut ditujukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas.

Agustiar memandang kondisi efisiensi anggaran sebagai tantangan agar program pemerintah dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran. (HERMAWAN DP/R)