PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memastikan perlindungan sosial tetap dilaksanakan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Ia menyampaikan bahwa bantuan sosial kepada masyarakat tetap berjalan, bahkan dengan intensitas yang bisa lebih dari lima kali dalam setahun.

“Bantuan tersebut tidak hanya berupa pangan, tetapi juga bantuan uang tunai,” ujar Agustiar, seperti dikutip Borneonews pada Senin, 2 Februari 2026.

Selain bantuan sosial, ia menyebutkan insentif bagi RT, RW, pemuka agama, dan tokoh masyarakat tetap dialokasikan meskipun dalam keterbatasan anggaran.

Menutup arahannya, Agustiar menyampaikan rencana pemerintah melakukan peluncuran inovasi layanan publik terbaru.

“Kami juga akan meluncurkan Kartu Huma Betang. Jadi, meskipun di tengah efisiensi anggaran, program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah akan terus kami optimalkan,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/R)