BORNEONEWS, Sampit - Ratusan pelanggan Indie Home PT Telkom di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak dapat menikmati internet. Hal itu dikarenakan sejumlah kabel jaringan putus tertimpa pohon tumbang akibat diterjang angin putting beliung, Kamis (8/12/2016).
“Iya sedikitnya ada 140 pelanggan yang sempat kehilangan layanan indie home, namun saat ini sudah banyak yang kami perbaiki,” ujar salah satu petugas telkom yang sedang memperbaiki jaringan kabel di ruas Jl DI Panjaitan, Selasa (13/12/2016).
Dirinya menjelaskan, tidak semua kabel pelanggan itu putus, hanya saja ada kabel induk yang putus. Sehingga banyak pelanggan yang terganggu. Adapun jaringan yang sempat rusak akibat tertimpa pohon itu, berada di sekitar ruas Jl HM Arsyad, Muchran Ali, dan DI Panjaitan.
Jaringan Telkom juga termasuk yang cukup rawan tertimpa pohon yang berada di tepi jalan. Hal itu terjadi karena posisinya cukup rendah disbanding kabel PLN.
Perbaikanpun terus dilakukan, dan sudah hampir 100% selesai. Selain memperbaiki kabel jaingan, pihaknya juga langsung memangkas pohon yang sudah menempel dengan kabel.
Saat ini sejumlah pohon yang nyaris tumbang akibat terpaan puting beliung masih ada yang berdiri dan belum dipotong. Padahal, posisi pohon sudah miring dan sebagian akarnya mulai terangkat. Seperti yang terlihat di ruas Jalan DI Panjaitan. Pohon-pohon itu sebagian merupakan jenis pohon ketapang. Sehingga sangat rawan kembali tumbang, apalagi hujan lebat dan angin kencang masih kerap terjadi di Kota Sampit belakangan ini.
Sementara Fitria, warga Jl Panjaitan mengatakan, memang sempat beberapa hari dirinya tidak dapat menggunakan Indie home. Namun saat ini sudah dapat digunakan karena diperbaiki oleh pihak Telkom.
“Sempat galau juga tidak bisa internetan, padahal itu cukup penting untuk menyelesaikan pekerjaan,” ungkap Fitria. (M. HAMIM/N).








