BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau mencatat capaian positif dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa. Berdasarkan hasil penilaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Tahun 2025, Kabupaten Lamandau meraih skor 83,40 dengan predikat Baik.
Capaian tersebut mencerminkan upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam memperkuat sistem pengadaan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada efektivitas pembangunan. Penguatan pemanfaatan sistem pengadaan digital, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta kematangan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) menjadi aspek penting dalam penilaian ITKP tahun ini.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyampaikan bahwa hasil ITKP tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
"Capaian ini menjadi indikator bahwa tata kelola pengadaan di Kabupaten Lamandau terus mengalami perbaikan. Ke depan, kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengadaan agar semakin transparan, efisien, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," ujar Rizky Aditya Putra, Senin, 2 Februari 2026.
Ia menambahkan, pengadaan barang dan jasa memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah, sehingga harus dikelola secara bertanggung jawab dan berintegritas.
Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan akan menjadikan hasil ITKP 2025 sebagai bahan evaluasi untuk mendorong peningkatan kinerja pengadaan sekaligus memperkuat agenda reformasi birokrasi secara berkelanjutan.
"Dengan capaian ini, kami berharap Pemerintah Kabupaten Lamandau dapat terus meningkatkan kualitas pengadaan barang dan jasa untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih baik," tutupnya. (NATALIA KRISTIN/j)









