BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menilai audiensi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dengan jajaran pemerintah daerah sebagai momentum strategis untuk membangkitkan optimisme dan memperkuat komitmen bersama dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba dan Prekursor Narkotika (P4GN-PN), Senin, 2 Februari 2026.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BakesbangPol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi, mengatakan audiensi tersebut akan dihadiri Kepala BNNP, Bupati Barito Utara, unsur Forkopimda, pejabat eselon II Pemkab Barito Utara, Direktur RSUD, para camat se-Barito Utara, serta Tim P4GN-PN Kabupaten Barito Utara.
Menurut Rayadi, Pemkab Barito Utara saat ini tengah fokus menjalankan visi dan misi daerah yang dijabarkan dalam 11 program unggulan dan 12 kegiatan prioritas, sebagai kelanjutan dari program pembangunan yang telah berjalan dan selaras dengan aspirasi masyarakat.
Pelaksanaan program pembangunan tersebut, lanjutnya, dijalankan melalui filosofi GasPol—kerja keras, bergerak cepat, dan bertindak tepat—yang didukung oleh penguatan karakter aparatur sipil negara (ASN) sebagaimana terus ditekankan oleh Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara.
Namun demikian, Rayadi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kondisi sosial yang aman dan kondusif. Salah satu ancaman serius terhadap stabilitas sosial di Barito Utara adalah meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba.
“Data menunjukkan tren peningkatan kasus narkoba dari tahun ke tahun. Ini menjadi ancaman nyata bagi ketertiban sosial dan masa depan generasi muda,” tegasnya.
Ia juga mengakui masih adanya pandangan pesimistis di sebagian masyarakat terhadap efektivitas program P4GN-PN, yang menilai penindakan hukum belum sepenuhnya memberikan efek jera.
Melalui audiensi bersama BNNP, Rayadi berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman dan keyakinan yang sama bahwa upaya pemberantasan narkoba harus dilakukan secara terpadu, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Penindakan harus dibarengi pencegahan yang masif dan edukatif melalui Program P4GN-PN agar terwujud Kabupaten Barito Utara Bersinar, bersih dari narkoba,” pungkasnya. (RAMADHANI/j)









