BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengurus Daerah Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia atau PKBI Provinsi Kalimantan Tengah turut berpartisipasi dalam Rapat Pleno Nasional III PKBI Tahun 2026 yang digelar secara daring baru-baru ini. Kegiatan ini mengusung tema “Bertahan, Bertumbuh, dan Bangkit” sebagai refleksi komitmen organisasi dalam memperkuat kelembagaan dan memastikan keberlanjutan program di tengah tantangan sosial dan kebijakan.
Rapat pleno dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus Nasional PKBI, Dr Ichsan Malik.
"Tema yang diangkat menjadi landasan strategis PKBI dalam memperkuat tata kelola organisasi, menjaga kemandirian, serta memastikan relevansi gerakan PKBI di tengah dinamika kemanusiaan yang terus berkembang, " kata Ichsan dalam rilisnya pada Senin, 2 Januari 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pengurus Nasional, Pengurus Daerah, Komisi Khusus Nominasi, Komisi Ahli, Forum Remaja Nasional, serta eksekutif PKBI dari berbagai daerah. Dari Kalimantan Tengah, hadir Bendahara Pengurus Daerah PKBI, Djuwiyanto, SE, M.M, serta Seviyeni, S.Sos, yang mewakili unsur remaja daerah sebagai Wakil Ketua V.
Selain laporan organisasi, pleno juga membahas rancangan Program Kerja dan Anggaran (PKA) Tahun 2026. Agenda strategis lainnya mencakup tindak lanjut rekomendasi Akreditasi IPPF, pengesahan kebijakan organisasi, serta persiapan Musyawarah Nasional XVIII PKBI yang akan digelar tahun ini.
Pada akhir sidang, Ketua Pengurus Nasional menyampaikan hasil kesepakatan pleno, termasuk penetapan operasionalisasi PKA 2026, penerimaan laporan organisasi dan keuangan 2025, serta rencana program kerja nasional tahun berjalan. Kesepakatan ini menjadi dasar penguatan kebijakan dan tata kelola PKBI.
Melalui keikutsertaan dalam pleno, PKBI Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan PKBI Nasional dalam memperkuat program kesehatan seksual dan reproduksi, pengembangan remaja, serta penguatan kelembagaan daerah sesuai semangat “Bertahan, Bertumbuh, dan Bangkit”. (TESTI PRISCILLA/j)









