BORNEONEWS, Moskow – Pemerintah Rusia menyatakan tetap siap membantu upaya deeskalasi atau peredaan ketegangan di Iran melalui jalur diplomasi dengan melibatkan seluruh pihak terkait.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia terus menjalin komunikasi intensif dan membuka peluang kontribusi konkret untuk meredakan situasi yang berkembang.
“Rusia terus melanjutkan upayanya dengan menjalin kontak bersama semua pihak yang berkepentingan dan, sebisa mungkin, tetap siap berkontribusi dalam meredakan ketegangan di Iran,” kata Peskov kepada wartawan, Senin, 2 Februai 2026.
Peskov juga menyebut Rusia menawarkan opsi ekspor uranium yang diperkaya secara berlebih dari Iran. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi solusi teknis guna menghilangkan hambatan bagi sejumlah negara terkait isu nuklir Iran.
Sementara itu, pada Januari lalu Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa sebuah “armada besar” telah dikerahkan menuju Iran. Trump berharap Teheran bersedia kembali ke meja perundingan dan menyepakati kesepakatan yang dinilainya “adil dan merata,” termasuk penghentian penuh program senjata nuklir.
Trump juga memperingatkan, apabila tidak tercapai kesepakatan terkait program nuklir Iran, Amerika Serikat akan melancarkan serangan lanjutan yang disebutnya akan “jauh lebih buruk” dibandingkan serangan sebelumnya.
Sumber: Sputnik-OANA-ANTARA









