PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengurus Daerah Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia atau PKBI Kalimantan Tengah menunjukkan komitmennya dengan berpartisipasi aktif dalam Rapat Pleno Nasional III PKBI Tahun 2026 yang digelar secara daring. Tema “Bertahan, Bertumbuh, dan Bangkit” menjadi pijakan organisasi dalam menghadapi tantangan sekaligus memperkuat keberlanjutan program.

Kehadiran PKBI Kalimantan Tengah diwakili oleh Bendahara Pengurus Daerah, Djuwiyanto, serta Wakil Ketua V, Seviyeni.

"Kami hadir untuk menyuarakan aspirasi daerah sekaligus merepresentasikan unsur remaja dalam forum nasional yang melibatkan seluruh jajaran PKBI dari berbagai provinsi," kata Djuwiyanto dalam rilis kepada Borneonews pada Selasa, 3 Februari 2026.

Dalam pleno, Pengurus Nasional menyampaikan laporan organisasi, program, dan keuangan Tahun 2025. Selain itu, rancangan Program Kerja dan Anggaran atau PKA Tahun 2026 turut dipaparkan sebagai arah kebijakan organisasi di tahun berjalan.

"Agenda strategis yang dibahas mencakup tindak lanjut rekomendasi Akreditasi IPPF, pengesahan kebijakan organisasi, serta persiapan Musyawarah Nasional XVIII PKBI," terangnya.

Semua agenda ini menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola dan akuntabilitas organisasi.

Ketua Pengurus Nasional PKBI, Dr Ichsan Malik, menegaskan bahwa hasil kesepakatan pleno akan menjadi dasar penguatan kebijakan organisasi. Penetapan PKA 2026 dan penerimaan laporan tahun sebelumnya menjadi pijakan untuk memastikan keberlanjutan gerakan PKBI.

Melalui forum ini, PKBI Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan PKBI Nasional, khususnya dalam memperkuat program kesehatan seksual dan reproduksi, pengembangan remaja, serta penguatan kelembagaan daerah. (TESTI PRISCILLA/y)