PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Seorang bocah kelas 1 sekolah dasar (SD) berinisial MNA tewas setelah terlindas truk saat mengejar layang-layang di ruas Jalan Ahmad Yani Km 66, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin, 2 Februari 2026 sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban saat itu menyeberang dari arah bahu jalan sebelah kiri jika dilihat dari arah Pangkalan Bun menuju Sampit.

“Korban tiba-tiba berlari masuk ke badan jalan tanpa memperhatikan situasi lalu lintas yang aman,” ujar Kasatlantas Polres Kobar AKP Sugeng saat dikonfirmasi, Selasa, 3 Februari 2026.

Pada saat bersamaan, dari arah yang sama melintas kendaraan roda enam jenis Mitsubishi Canter warna kuning dengan nomor polisi KH 8373 GR yang dikemudikan GL.

"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan dengan perkenaan bagian depan kendaraan," tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, MNA mengalami luka parah pada bagian kepala dan wajah. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dan kemudian dibawa ke Puskesmas Karang Mulya.

Petugas Satlantas Polres Kobar yang tiba di lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta melakukan olah TKP untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

AKP Sugeng mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak di sekitar jalan raya.

“Kami mengingatkan agar anak-anak tidak bermain di dekat jalan karena sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal,” pungkasnya. (DANANG/j)