BORNEONEWS, Kuala Kurun – Tim Gabungan di Kabupaten Gunung Mas berhasil menemukan orang yang dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Rungan, Desa Tumbang Kajuei di hari ketiga pencarian, Selasa, 3 Februari 2026. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Jasad korban atas nama Dwi Fangga Ali Mashudi (32), seorang karyawan swasta asal Cilacap, ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB. Korban ditemukan terapung dalam posisi telungkup di Daerah Aliran Sungai (DAS) Rungan, tepatnya di wilayah Desa Luwuk Langkuas, atau sekitar 1 kilometer dari titik awal kejadian," ujar Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kapolsek Rungan Ipda Muhamad Helmi Hakim, Selasa, 3 Februari 2026
Personel Polsek Rungan yang memimpin penyisiran langsung melakukan evakuasi bersama tim SAR gabungan untuk kemudian membawa jenazah ke RS Pratama Tumbang Talaken guna proses visum.
Kejadian bermula pada Minggu, 1 februari 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban sedang mencari posisi memancing bersama tiga rekannya. Naas, korban terseret arus sungai yang deras.
Meski rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun kuatnya arus ditambah korban tidak mahir berenang membuat korban hilang tertelan sungai.
Selama dua hari pencarian, tim gabungan telah mengerahkan lima perahu masyarakat serta unit perahu karet dari Basarnas dan BPBD, namun belum menemukan korban karena terkendala kondisi alam hingga akhirnya membuahkan hasil di hari Selasa pagi.
Setelah proses visum di RS Pratama Tumbang Talaken selesai, pihak kepolisian akan membantu memfasilitasi koordinasi agar jenazah almarhum dapat segera diterbangkan menuju kampung halamannya di Kelurahan Kebonmanis, Kecamatan Cilacap Utara, Provinsi Jawa Tengah, untuk dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga.
Kapolsek Rungan,menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Penemuan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi solid antara Polri, TNI dari Koramil Rungan, Basarnas Kalteng, BPBD Gunung Mas, pihak perusahaan, serta masyarakat setempat yang tidak berhenti menyisir sungai sejak hari pertama," ujar Ipda Muhamad Helmi Hakim.
Kapolsek juga menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah untuk memberikan kepastian dan pelayanan terbaik, terutama dalam situasi darurat seperti ini. (RISKA YULYANA/j)








