BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi sebesar 0,38 persen secara month-to-month (m-to-m) pada Januari 2026.
Inflasi tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil sebesar 0,30 persen.
“Komoditas utama penyumbang inflasi antara lain daging ayam ras, emas perhiasan, ikan gabus, ikan nila, dan beras,” ujar Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Kalimantan Tengah M. Taufiqurrahman seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 3 Februari 2026.
Ia menjelaskan, penurunan harga bawang merah dan cabai rawit menjadi faktor yang menahan laju inflasi pada periode tersebut.
Secara year-on-year (y-on-y), inflasi Kalimantan Tengah (Kalteng) tercatat sebesar 4,09 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan.
Kemudian keadaan kenaikan tarif listrik serta harga emas perhiasan sebagai salah satu faktor dominan. (HERMAWAN DP/j)
Inflasi Kalteng Januari 2026 Capai 0,38 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Pangan
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Jet Tempur AS Cegat Pesawat umum Dekat Kediaman Trump di Florida
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Komentar (0)
Memuat komentar…







