PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Tengah pada Januari 2026 tercatat sebesar 134,67 atau meningkat 0,06 persen dibandingkan Desember 2025.

Peningkatan NTP tersebut tercatat pada Januari 2026 berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah.

“Kenaikan NTP didorong oleh meningkatnya indeks harga yang diterima petani, terutama dari komoditas gabah, karet, dan ayam ras pedaging,” ujar Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Kalimantan Tengah M. Taufiqurrahman seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 3 Februari 2026.

Ia menjelaskan, peningkatan indeks harga hasil pertanian menjadi faktor utama penggerak NTP pada Januari 2026.

Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) tercatat sebesar 140,39. NTUP tersebut mengalami kenaikan sebesar 0,34 persen secara bulanan.

Sedangkan inflasi tercatat sebesar 0,38 persen secara month-to-month (m-to-m). Inflasi tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil sebesar 0,30 persen. (HERMAWAN DP/j)