BORNEONEWS, Sampit - Warga mengeluhkan lampu lalu lintas (traffic light) di persimpangan Jalan MT Haryono–DI Panjaitan, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang sudah lama tidak berfungsi sejak November 2025.
Menurut warga, kerusakan traffic light tersebut sempat viral di media sosial pada awal November lalu. Petugas sempat melakukan perbaikan dan lampu kembali menyala, namun hanya bertahan singkat sebelum akhirnya mati lagi hingga sekarang.
"Sudah lama mati. Awalnya sempat diperbaiki, tapi tidak lama kemudian mati lagi," kata Zidan, warga sekitar, Rabu, 4 Februari 2026.
Persimpangan MT Haryono–Panjaitan dikenal sebagai kawasan padat lalu lintas karena berada dekat pasar, sekolah dasar (SD), GOR, dan fasilitas lainnya. Kondisi ini membuat warga merasa waswas, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan siang hari.
"Di sini lalu lintas cukup ramai. Banyak anak sekolah dan aktivitas pasar. Kalau lampu mati, kami khawatir ada pengendara yang tidak hati-hati dan melaju kencang karena menganggap tidak ada lampu lalu lintas," ujarnya.
Selain itu, pada akhir November 2025 lalu sempat terjadi insiden kendaraan over dimension over loading (ODOL) yang tersangkut kabel di sekitar lokasi. Akibat kejadian tersebut, salah satu tiang traffic light ikut terseret hingga kini terlihat dalam kondisi miring.
"Sejak kejadian truk ODOL itu, tiangnya jadi agak miring. Sampai sekarang belum diperbaiki juga," tambahnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki traffic light di persimpangan tersebut agar keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.
"Harapan kami lampu lalu lintas ini segera diperbaiki dan difungsikan kembali supaya lebih aman dan tidak menimbulkan kecelakaan," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/y)









