BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Hingga awal Februari 2025, pendistribusian gas LPG 3 kilogram (gas melon) di wilayah Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, masih berjalan lancar/
Pantauan di salah satu pangkalan LPG, Pangkalan UMEGA yang berlokasi di Jalan Ais Nasution, Kuala Pembuang, menunjukkan aktivitas distribusi gas subsidi tersebut berjalan normal. Warga masih dapat memperoleh LPG 3 kg sesuai kebutuhan rumah tangga.
Pemilik Pangkalan LPG Umega, Istiqarah, menyampaikan bahwa pasokan gas LPG di pangkalannya relatif stabil, dengan jadwal pengiriman rutin sebanyak tiga kali dalam sepekan.
“Alhamdulillah, dalam satu minggu pengiriman gas bisa tiga kali dan selama ini lancar,” ujar Istiqarah, Rabu, 4 Februari 2026.
Untuk memastikan penyaluran LPG subsidi tepat sasaran, pihak pangkalan menerapkan aturan satu KTP untuk satu tabung gas LPG 3 kilogram bagi setiap pembeli.
“Satu KTP hanya boleh satu gas, tidak boleh lebih,” tegasnya.
Ia menjelaskan, setiap masyarakat yang membeli LPG wajib menyerahkan KTP sebagai syarat pendataan. Bagi warga yang belum terdaftar dalam sistem, pihak pangkalan akan membantu proses pendaftaran melalui aplikasi resmi pendataan LPG subsidi.
Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan bahwa LPG 3 kg benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, khususnya rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro.
Istiqarah juga berharap adanya dukungan dan koordinasi berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Seruyan agar distribusi LPG ke pangkalan-pangkalan tetap berjalan lancar.
“Kami berharap ke depan tidak ada hambatan dalam pendistribusian LPG, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terus terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. (FAHRUL/y)









