BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya akan segera memindahkan Puskesmas Kayon dari lokasi awal di Jalan Rajawali ke lahan baru di Kelurahan Bukit Tunggal, Jalan Badak.
Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Arif M Norkim mengkonfirmasi bahwa anggaran untuk pembangunan puskesmas baru tersebut telah disiapkan sebesar Rp11 miliar. "Ya benar, dana untuk pembangunanya Rp11 miliar," ujarnya, Rabu, 4 Februari 2026.
Arif menjelaskan bahwa pemindahan Puskesmas Kayon untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Jekan Raya, terutama di Kelurahan Bukit Tunggal dan sekitarnya.
Lokasi lama di Jalan Rajawali dianggap kurang strategis dan memiliki keterbatasan lahan untuk pengembangan lebih lanjut, sementara lokasi baru di Jalan Badak lebih luas dan dapat menampung fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Puskesmas Kayon merupakan salah satu fasilitas kesehatan penting yang melayani ribuan masyarakat setiap bulan.
Dengan pembangunan gedung baru, diharapkan dapat ditambahkan layanan tambahan seperti unit gizi, kesehatan reproduksi, dan pemeriksaan laboratorium yang lebih komprehensif.
Anggaran sebesar Rp11 miliar yang telah disiapkan kata Arif akan digunakan untuk membangun gedung baru yang memenuhi standar fasilitas kesehatan daerah.
"Biaya mencakup konstruksi gedung utama, pembangunan fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, kamar perawatan, ruang laboratorium, serta sarana prasarana pendukung seperti listrik, air bersih, dan sistem sanitasi. Selain itu, sebagian dana juga akan dialokasikan untuk pembelian peralatan medis baru," jelasnya.
Arif menekankan bahwa proses pembangunan akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan akan diawasi secara ketat oleh DPRD untuk memastikan penggunaan anggaran yang transparan dan tepat sasaran.
Tim pengawasan dari Komisi III DPRD katanya, akan secara berkala memantau progres pembangunan agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
"Pembangunan puskesmas baru dapat dimulai pada kuartal kedua tahun 2026 dan selesai menjelang akhir tahun yang sama. Setelah selesai, Puskesmas Kayon baru diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan efisien, serta menjadi pusat layanan kesehatan yang dapat mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kota Palangka Raya," pungkasnya. (MARINI/R)









