BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bukit Batu. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Villa Getsemani, Rabu, 4 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi instrumen penting guna menyelaraskan berbagai usulan prioritas dari tingkat kelurahan agar sejalan dengan arah kebijakan pembangunan pemerintah kota.
"Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan wadah krusial untuk menghasilkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan dan berkelanjutan," kata Arbert.
Ia berharap melalui diskusi ini, program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di wilayah Bukit Batu.
Fokus utama pembangunan di Kecamatan Bukit Batu diarahkan pada dua sektor unggulan, yakni peningkatan infrastruktur dasar dan pengembangan kawasan wisata.
Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan potensi lokal yang ada di kecamatan tersebut agar dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga.
Tidak hanya fokus pada isu lokal, Arbert juga mendorong jajaran pemerintah kecamatan untuk memberikan dukungan penuh terhadap kesuksesan Program Strategis Nasional (PSN).
Beberapa program yang ditekankan antara lain pembangunan Sekolah Rakyat, Koperasi Kelurahan Merah Putih, serta pengoperasian dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan Musrenbang ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran pejabat Pemerintah Kota Palangka Raya, Camat, serta seluruh Lurah di wilayah Kecamatan Bukit Batu.
Turut hadir pula para tokoh masyarakat dan perwakilan sektor swasta yang ikut memberikan masukan dalam proses perencanaan pembangunan daerah tersebut. (HENDRI/R)
Kecamatan Bukit Batu Gelar Musrenbang
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Komentar (0)
Memuat komentar…







