PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus virus Nipah baik di wilayah Kalimantan Tengah maupun secara nasional.

“Sampai saat ini belum ada satupun fasilitas pelayanan kesehatan yang melaporkan adanya kasus virus Nipah,” ujar Suyuti Syamsul di Palangka Raya, Rabu, 4 Februari 2026.

Ia menegaskan, belum terdapat laporan resmi dari otoritas kesehatan nasional terkait keberadaan virus Nipah di Indonesia.

Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Suyuti menyebutkan, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap berbagai potensi penyakit menular yang dapat muncul.

Seperti diketahui sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait kewaspadaan terhadap penyakit virus Nipah. Meski belum terdeteksi kasus pada manusia, Kemenkes tetap meminta kepala dinas kesehatan, direktur rumah sakit, kepala laboratorium dan kepala puskesmas di seluruh Indonesia mewaspada virus Nipah.

Dalam SE tersebut, Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami mengatakan kewaspadaan terhadap virus Nipah perlu ditingkatkan lantaran Indonesia termasuk wilayah berisiko.

"Kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan mengingat Indonesia termasuk wilayah berisiko berdasarkan kedekatan geografis dan intensitas mobilitas dengan negara-negara yang pernah mengalami kejadian luar biasa," tulis Murti dalam SE bertanggal 30 Januari 2026. (HERMAWAN DP/j)