PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Bank Indonesia menyampaikan bahwa inflasi Kalimantan Tengah Tahun 2025 masih berada dalam rentang target nasional, namun tetap perlu dicermati agar stabilitas dapat terjaga ke depan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Adi Nugroho dalam Sosialisasi dan Rapat Asistensi Penyusunan Pelaporan Kinerja TPID se-Kalimantan Tengah.

Adi Nugroho mengungkapkan inflasi Kalimantan Tengah pada Tahun 2025 tercatat sebesar 3,13 persen, masih berada dalam target nasional sebesar 2,5 persen ± 1 persen.

“Inflasi yang rendah dan stabil merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujar Adi Nugroho di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 4 Februari 2026.

Ia menegaskan pengendalian inflasi memerlukan kolaborasi Bank Indonesia, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, laporan kinerja TPID yang disusun dengan baik akan menjadi bahan penilaian Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) serta berkontribusi dalam ajang TPID Award tingkat nasional. (HERMAWAN DP/j)