BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kemunculan seekor buaya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, tepatnya di Desa Tarantang, Kecamatan Mantangai, Rabu malam, 4 Februari 2026, menggegerkan warga setempat. Kejadian tersebut memicu kekhawatiran masyarakat yang bermukim di bantaran sungai.
Dalam dokumentasi yang beredar, sejumlah warga terlihat menyaksikan langsung kemunculan buaya tersebut saat muncul ke permukaan sungai dan melintas di sekitar lanting milik warga. Dengan bantuan cahaya senter dari kejauhan, sosok predator itu tampak jelas dengan ukuran yang cukup besar.
Kehadiran buaya di kawasan permukiman ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga, terutama bagi mereka yang sehari-hari beraktivitas di sungai, seperti mandi, mencuci, atau menggunakan perahu kecil.
Sebelumnya, pada Rabu sore, salah satu warga setempat mengaku telah lebih dulu melihat buaya tersebut muncul di permukaan sungai. Hal ini mengindikasikan bahwa keberadaan buaya di kawasan tersebut bukan hanya terjadi sekali.
“Tadi waktu asar juga sempat muncul di pinggir sungai,” ujar Ridho, warga Desa Tarantang, saat menceritakan kejadian yang ia saksikan.
Warga pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Kapuas, serta mengurangi aktivitas di sungai pada malam hari hingga ada penanganan lebih lanjut dari pihak terkait. (SABRIANOOR/j)









