BORNEONEWS, Sampit – Sebuah rumah warga roboh akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Jalan Madiun Ngawi, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu sore, 4 Februari 2026.
“Pas sore kemarin angin kencang dan hujan cukup deras. Kejadiannya sangat cepat,” kata Lurah Sawahan, Abdul Kholiq, Kamis, 5 Februari 2026.
Rumah yang roboh tersebut dihuni satu keluarga yang terdiri dari tiga orang, yakni Zainal atau Mat Sinal, istrinya, dan seorang anak balita. Saat kejadian, Zainal sedang berada di luar rumah untuk bekerja.
"Di rumah hanya istri dan anaknya. Alhamdulillah keduanya sempat menyelamatkan diri, sehingga tidak ada korban jiwa,” tambahnya.
Menurut keterangan, angin kencang datang mendadak hingga mengangkat lantai rumah. Tidak lama berselang, bangunan rumah kayu tersebut langsung roboh rata dengan tanah.
"Bangunannya dari kayu dengan tiang ulin. Menurut pemilik rumah, tiangnya kuat, tapi mungkin karena angin sangat kencang, rumah tidak mampu bertahan," ujar Abdul Kholiq.
Selain satu rumah yang roboh, dampak angin kencang juga dirasakan warga sekitar. Rumah disebelahnya dilaporkan mengalami kerusakan karena atap yang terbang. Bahkan, atap Pondok Pesantren Assa’adaat di wilayah tersebut juga dilaporkan lepas akibat terjangan angin.
Pihak kelurahan saat ini tengah melakukan pendataan terhadap korban. Pemerintah setempat berupaya mengoordinasikan bantuan dengan Dinas Sosial serta dinas terkait lainnya.
"Besok akan kami buatkan surat dan sedang kami upayakan agar keluarga korban bisa mendapatkan bantuan dari Dinsos dan dinas terkait," pungkas Abdul Kholiq. (DEWI PATMALASARI/j)









