BORNEONEWS, Kuala Kurun - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Pendeta Rayaniatie Djangkan mengingatkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gumasa agar lebih aktif dalam upaya pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD).
"Rabu (14/12/2016) lalu, di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Kurun terdapat beberapa kasus DBD. Ada yang pelajar, ada juga yang balita. Sungguh miris kami melihatnya,” kata Rayaniatie saat dibincangi wartawan melalui telepon seluler, Kamis (15/12/2016) siang.
Terkait hal itu, politisi PAN itu, mengingatkan Dinkes Kabupaten Gumas agar menaruh perhatian serius terhadap DBD di wilayah Kabupaten Gumas.
"Jangan sampai kasus DBD di Kabupaten Gunung Mas ini bertambah parah," ingat anggota DPRD Gumas dua periode itu.
Selain itu, Rayaniatie meminta kepada Dinkes Kabupaten Gumas agar segera melakukan fogging di sejumlah tempat yang diduga banyak terdapat jentik nyamuk, seperti di sekolah, di sejumlah kantor instansi dan sejumlah tempat lain yang padat penduduk.
“Dananya kan ada. Jadi jangan tunggu laporan dari masyarakat, Dinas Kesehatan Gunung Mas kami minta lebih aktif lagi dalam mencegah DBD,” tukasnya.
Sementara Kepala Bidang Pengendali Masalah Kesehatan Dinkes Kabupaten Gumas Selot menerangkan, belum lama ini pihaknya melakukan survei jentik nyamuk aedes agypti di beberapa wilayah di Kelurahan Kurun dan Tampang Tumbang Anjir.
"Juga akan segera melakukan fogging di tempat-tempat yang banyak terdapat jentik nyamuk," ujarnya.
Selot juga berpesan, agar masyarakat hendaknya melakukan tidakan pencegahan DBD dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M, yaitu menguras tempat-tempat penampungan air seminggu sekali, menutup rapat-rapat tempat penampungan air, serta mengubur, mengumpulkan, memanfaatkan atau menyingkirkan barang-barang bekas yang dapat menampung air.
"Masyarakat juga diminta untuk memasang kawat kasa di rumah, tidak membiasakan menggantung pakaian dalam rumah, tidur menggunakan kelambu, menggunakan obat nyamuk dan lainnya untuk mencegah gigitan nyamuk," pungkasnya. (EPRA SENTOSA/m).








