BORNEONEWS, Palangka Raya - Perekonomian Kalimantan Tengah sepanjang 2025 menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB atas dasar harga berlaku, nilai ekonomi daerah ini mencapai Rp241,1 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 tercatat Rp124,4 triliun.
Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengatakan ekonomi Kalteng pada 2025 tumbuh sebesar 4,80 persen. Capaian tersebut mencerminkan geliat aktivitas ekonomi daerah yang relatif terjaga di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.
"Dari sisi produksi sepanjang 2025, lapangan usaha Transportasi dan Pergudangan mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 10,91 persen," kata Agnes dalam penyampaian berita resmi statistik pada Kamis, 5 Februari 2026.
Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Ekspor Barang dan Jasa menjadi penopang utama dengan pertumbuhan tertinggi mencapai 10,67 persen.
"Secara tahunan, ekonomi Kalimantan Tengah pada triwulan IV-2025 dibandingkan triwulan IV-2024 (year-on-year) tumbuh 4,79 persen," bebernya.
Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha Jasa Keuangan yang meningkat 12,19 persen, sedangkan dari sisi pengeluaran, komponen Ekspor Barang dan Jasa kembali mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 16,18 persen.
Adapun secara triwulanan, ekonomi Kalteng pada triwulan IV-2025 dibandingkan triwulan III-2025 (quarter-to-quarter) tumbuh signifikan sebesar 7,70 persen.
"Pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi dicapai kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib yang melonjak 36,42 persen," katanya lagi.
Dari sisi pengeluaran pada periode yang sama, komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 18,10 persen, seiring meningkatnya realisasi belanja pemerintah di akhir tahun. (TESTI PRISCILLA/H)









