KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pasar Kahayan, Kota Palangka Raya, mendadak menjadi pusat perhatian warga pada Rabu, 4 Februari 2026. Seorang pria terlihat membawa seekor ikan patin sungai berukuran raksasa dengan berat mencapai 31 kilogram, membuat pengunjung pasar heboh dan berkerumun untuk menyaksikan langsung ikan tersebut.

Ikan patin berukuran tidak biasa itu langsung mencuri perhatian lantaran ukurannya yang hampir memenuhi meja lapak pedagang. Banyak warga menyebut ikan tersebut sebagai “patin sultan” karena ukuran dan harganya yang fantastis, bahkan mengalahkan harga daging sapi di pasaran.

Rini, salah satu pedagang sembako di Pasar Kahayan, membenarkan adanya transaksi ikan patin raksasa tersebut. Ia mengatakan ikan itu langsung dibeli oleh seorang ibu-ibu sesaat setelah diturunkan dari kendaraan penjualnya. 

“Ikan langsung dibeli dengan harga sekitar Rp4,6 juta,” ujar Rini saat dihubungi Borneonews, Kamis, 5 Februari 2026.

Disebutkan Rini, dengan berat mencapai 31 kilogram, total harga yang dibayarkan pembeli hampir menyentuh angka Rp5 juta. 

“Belum lama diturunkan, langsung dibungkus dan dibawa pulang,” katanya.

Informasi yang beredar di pasar menyebutkan, ikan patin tersebut merupakan hasil tangkapan langsung dari sungai menggunakan perangkap tradisional. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti lokasi penangkapan maupun metode detail yang digunakan untuk mendapatkan ikan raksasa tersebut.

Borneonews masih berupaya menghubungi penjual ikan guna memastikan asal-usul ikan patin tersebut, termasuk sungai tempat penangkapan serta proses penangkapannya. Keberadaan ikan berukuran besar ini pun memicu rasa penasaran masyarakat.

Kabar yang beredar, ikan patin raksasa tersebut rencananya akan diolah menjadi wadi, salah satu kuliner khas Kalimantan berbahan dasar fermentasi ikan. Banyak warga menyebut, cita rasa wadi dari ikan patin sungai berukuran besar diyakini lebih gurih dan mantap.

Kemunculan ikan patin raksasa ini menjadi perbincangan hangat di media sosial dan di kalangan warga Palangka Raya. Selain langka, harga fantastis ikan tersebut juga membuat banyak orang hanya bisa mengagumi dari kejauhan, sembari berharap suatu hari bisa merasakan sensasi menjadi “sultan” yang mampu membawa pulang ikan patin seharga jutaan rupiah. (SABRIANOOR/j)