BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas melaksanakan rapat koordinasi dan verifikasi tumpang tindih lokasi program cetak sawah rakyat, Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai.
Rapat koordinasi ini difasilitasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas dan dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Edi, unsur TNI dari Kodim 1011/Kuala Kapuas, perwakilan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, perwakilan PT Lifere Agro Kapuas, pejabat teknis di lingkungan Dinas Pertanian, serta undangan terkait lainnya.
Koordinasi tersebut dilaksanakan untuk membahas dan memverifikasi adanya tumpang tindih lokasi antara rencana pelaksanaan program cetak sawah rakyat dengan perizinan yang telah ada. Oleh karena itu, diperlukan sinkronisasi data, pemetaan teknis, serta kejelasan batas lokasi agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas menegaskan agar perangkat daerah terkait segera menindaklanjuti hasil rapat dan bergerak cepat melakukan verifikasi lapangan.
"Selain itu, dilakukan pula pencocokan data serta koordinasi teknis lintas sektor guna memastikan lokasi program tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas, termasuk Bupati Kapuas, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program cetak sawah rakyat sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan daerah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui koordinasi dengan kementerian terkait, audiensi, serta kunjungan lapangan untuk memastikan kesiapan lokasi dan pelaksanaan kegiatan.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap permasalahan tumpang tindih lokasi dapat segera diselesaikan melalui langkah-langkah teknis dan administratif yang terkoordinasi, sehingga pelaksanaan program cetak sawah rakyat dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (SABRIANOOR/j)









