KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Komite Mutu RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas menegaskan fokus pelaksanaan tiga program utama pada tahun 2026 dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang membahas arah kebijakan mutu, keselamatan pasien, dan manajemen risiko rumah sakit.

Ketua Komite Mutu, Yuliza, menyampaikan bahwa ketiga program utama tersebut mengacu pada regulasi Permenkes RI Nomor 80 Tahun 2020, yakni Program Peningkatan Mutu Pelayanan, Program Keselamatan Pasien, dan Program Manajemen Risiko. 

"Ketiga program ini dirancang secara terintegrasi untuk memastikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien," ungkapnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program secara optimal, setiap program telah ditetapkan Person in Charge (PIC) sebagai penanggung jawab pelaksanaan dan koordinasi kegiatan.

Program Peningkatan Mutu Pelayanan dikoordinir oleh Talenta Barega dan Nina Margaretha, dengan fokus pada penguatan pemantauan capaian indikator mutu di seluruh unit pelayanan.

Sementara itu, Program Keselamatan Pasien berada di bawah tanggung jawab dr. Edwin Bima Putra Lius, Sri Ilyanti, dan Budhi Anggraini.

Program ini menitikberatkan pada penguatan budaya keselamatan pasien, peningkatan pelaporan insiden keselamatan pasien, serta penerapan prinsip no blaming, no shaming sebagai dasar pembelajaran dan perbaikan sistem pelayanan.

Program Manajemen Risiko dikoordinir oleh Lilik Sugianto dan Retno. Program ini bertujuan memfasilitasi pendampingan penyusunan profil risiko di seluruh unit pelayanan agar setiap unit mampu mengidentifikasi, menganalisis, serta mengendalikan risiko secara sistematis dan berkesinambungan.

Dalam pemaparannya, Komite Mutu juga menegaskan pentingnya kepatuhan seluruh unit pelayanan dalam menyampaikan laporan indikator mutu setiap bulan, serta kewajiban pelaporan Indikator Mutu Nasional (IMN) kepada Kementerian Kesehatan. Data dan laporan tersebut menjadi dasar evaluasi kinerja serta pengambilan keputusan manajerial rumah sakit.

Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dr. Delianae menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Kerja Komite Mutu Tahun 2026.

"Diharapkan seluruh PIC dan unit terkait dapat menjalankan perannya secara optimal melalui kolaborasi yang solid dan komunikasi yang efektif, sehingga terwujud pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien," ucapnya. (SABRIANOOR/R)