KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dalam rangka mendukung peningkatan derajat kesehatan peserta didik sekaligus menunjang kualitas pembelajaran, MIN 1 Kapuas Unit 2 melaksanakan kegiatan pembagian obat cacing massal pada Kamis, 5 Februari 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Aksi Nasional Pemberantasan Cacingan yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Puskesmas Melati Kuala Kapuas.

Program ini menyasar seluruh peserta didik sebagai upaya pencegahan penyakit cacingan yang dapat mengganggu kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Pembagian obat cacing dimulai pukul 08.00 WIB dan dilaksanakan langsung di ruang kelas masing-masing. Proses pemberian obat dilakukan dengan pendampingan tenaga kesehatan dari Puskesmas Melati serta didukung oleh guru-guru madrasah, sehingga kegiatan berlangsung tertib dan lancar.

Sebelum pemberian obat, petugas kesehatan terlebih dahulu memberikan edukasi singkat kepada para siswa mengenai pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Materi yang disampaikan meliputi kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), menjaga kebersihan kuku, serta pentingnya kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan penyakit.

Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi hingga minum obat cacing bersama.

Suasana kelas terlihat kondusif dan edukatif, mencerminkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.

Kepala MIN 1 Kapuas, Ahmad Yani menyampaikan bahwa kesehatan peserta didik merupakan faktor utama dalam mendukung keberhasilan proses belajar mengajar di madrasah.

Menurutnya, tubuh yang sehat akan membantu penyerapan nutrisi secara optimal sehingga siswa dapat belajar dengan lebih fokus dan bersemangat.

"Kepada orang tua untuk tetap memantau kondisi anak setelah pemberian obat serta membiasakan pola hidup bersih dan sehat di rumah," ucapnya. (SABRIANOOR/R)