PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi IIIDPRD membidangi kesehatan Palangka Raya, Hasan Busyairi mengajukan usulan untuk mengubah menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan menjadi menu kering. 

Usulan ini diajukannya, dengan pertimbangan agar makanan tidak cepat rusak dan dapat dibawa pulang oleh penerima manfaat untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

Hasan menjelaskan bahwa selama ini menu MBG umumnya menggunakan bahan makanan basah yang memiliki masa simpan singkat.

Di bulan Ramadan, sebagian besar penerima manfaat yang sedang berpuasa tidak dapat mengonsumsi makanan tersebut saat diberikan, sehingga seringkali terjadi pemborosan karena makanan cepat membusuk sebelum waktu berbuka tiba.

"Program MBG tetap dilaksanakan, hanya menunya yang perlu disesuaikan. Kami mengusulkan menu kering, bukan makanan basah seperti biasanya," ujar Hasan, Kamis, 5 Februari 2026.

Menurutnya, pilihan menu kering seperti kue kering, biskuit, makanan ringan berbasis tepung, atau olahan protein kering akan lebih praktis dan aman untuk disimpan dalam waktu lebih lama.

Hasan menambahkan bahwa dengan menu kering, penerima manfaat juga dapat membawa pulang makanan tersebut untuk dibagikan kepada keluarga atau dikonsumsi sesuai kebutuhan saat berbuka puasa. 

Hal ini diharapkannya dapat meningkatkan efektivitas program MBG dan memastikan bahwa bantuan makanan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Semoga usulan ini dapat segera diwujudkan agar program MBG selama bulan suci Ramadan tahun ini dapat memberikan manfaat yang lebih optimal," harapnya. 

Ia juga menyatakan bahwa, Komisi III DPRD akan terus mengawasi pelaksanaan program ini untuk memastikan bahwa makanan yang diberikan aman, bergizi, dan tepat sasaran. (MARINI/R)