BORNEONEWS, Gunung Mas - Dinas Kesehatan Gunung Mas (Dinkeas Gumas) menggelar Pertemuan Penyusunan Komunikasi Data (Komdat) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di aula Hotel Lising, 13-15 Desember 2016. Kegiatan diikuti oleh perwakilan seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang ada di wilayah Kabupaten Gumas.
Menurut Kepala Dinkes Gumas Waja J Dullin, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan diperlukan peningkatan sistem informasi (SI) yang diwujudkan melalui penataan dan pengembangan SI kesehatan.
“Salah satu wujudnya adalah penataan pengembangan komunikasi data antara pusat dan daerah, sehingga proses pengambilan keputusan atau kebijakan bidang kesehatan di Kabupaten, Provinsi dan Pusat dapat lebih baik,” kata Waja saat membuka kegiatan tersebut, Rabu (14/12/2016).
Teknologi Komdat, lanjut Waja, sangat menguntungkan dari segi efisiensi waktu saat proses pengiriman maupun penerimaan data. Penerapan teknologi Komdat bertujuan untuk mengoptimalkan aliran dana dari kabupaten ke provinsi dan pusat. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan pimpinan dalam mengelola program kesehatan.
Sedangkan SPM di bidang kesehatan adalah tolak ukur kinerja pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh suatu daerah. “Kabupaten menyelenggarakan pelayanan kesehatan sesuai dengan SPM kesehatan,” cetusnya.
Menurutnya, langkah yang dilaksanakan untuk memenuhi capaian indikator SPM disesuaikan dengan situasi, kondisi, serta kemampuan keuangan pemerintah daerah. Rencana pencapaian SPM kesehatan di daerah mengacu pada batas waktu pencapaian SPM kesehatan secara nasional yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.
“Pada dasarnya, ini semua untuk kemajuan di bidang kesehatan. Kita harapkan kedepan bidang Kesehatan di Kabupaten Gunung Mas dapat semakin baik,” pungkasnya. (EPRA SENTOSA/N).








