PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah menghadiri dan memberikan sambutan, pada pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kobar periode 2026–2029.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Sangga Banua, Kantor Bupati Kobar, Jumat, 6 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan KNPI yang baru dilantik.

Ia berharap pengurus baru dapat menghidupkan kembali roda organisasi, baik dari sisi aktivitas perkantoran maupun pelaksanaan program kerja yang nyata dan berkelanjutan.

“Saya titip kepada kepengurusan yang baru agar program-program KNPI dihidupkan kembali. Kantornya diaktifkan, programnya disinergikan, karena banyak program yang bisa dikolaborasikan dengan pemerintah daerah,” ujar Nurhidayah.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat terbuka terhadap saran dan kritik dari kalangan pemuda. Menurutnya, partisipasi aktif pemuda sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan daerah menuju Kobar yang semakin jaya.

Ia menilai potensi sumber daya manusia (SDM) di Kobar sangat besar dan tidak diragukan lagi.
Selain itu, Nurhidayah menyinggung konteks nasional dengan menyebutkan bahwa pada pemerintahan Presiden Prabowo, terdapat putra daerah Kalimantan Tengah asal Kotawaringin Barat yang dipercaya menjadi menteri.

Hal tersebut, menurutnya, harus menjadi motivasi bagi pemuda daerah, termasuk KNPI Kobar, untuk terus meningkatkan kualitas dan kekompakan organisasi.

“Banyak tokoh besar lahir dari peran pemuda di balik layar politik. Karena itu, KNPI harus mengarah pada kerja nyata. Segera gelar rapat kerja daerah untuk merumuskan program yang bisa dikolaborasikan dengan Pemda,” katanya.

Ia optimistis, melalui sinergi yang kuat antara KNPI dan pemerintah daerah, Kotawaringin Barat dapat menjadi daerah percontohan dalam mencetak SDM unggul yang mampu bersaing di tengah tantangan globalisasi.

Sebagai penutup, Bupati berharap kepengurusan KNPI Kobar periode 2026–2029 segera menyusun dan menjalankan program kerja yang terarah, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah serta pemberdayaan pemuda.(DANANG/R)