BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara Shalahuddin menegaskan perencanaan pembangunan harus partisipatif, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Teweh Timur.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
“Musrenbang merupakan forum strategis perencanaan pembangunan yang mengedepankan gotong royong. Melalui forum ini, aspirasi, kebutuhan, dan potensi lokal dapat terakomodasi dalam rencana kerja pemerintah daerah,” ujarnya.
Menurut Shalahuddin, Musrenbang kecamatan bertujuan menyelaraskan usulan pembangunan dari desa dan kelurahan agar sejalan dengan visi Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan, serta mendukung visi pembangunan nasional melalui Asta Cita.
Ia menambahkan, 2027 menjadi tahun strategis pelaksanaan RPJMD Barito Utara 2025–2030 dengan tema penguatan produktivitas sektor unggulan dan pelayanan publik sebagai penggerak transformasi ekonomi daerah.
“Tema ini menuntut kerja yang lebih cepat, terukur, dan berdampak nyata. Karena itu dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.
Untuk mendukung tema tersebut, Pemkab Barito Utara telah menetapkan 11 program unggulan dan 12 program prioritas infrastruktur sebagai dasar pembangunan lima tahun ke depan.
Sejumlah prioritas infrastruktur 2027 meliputi pembangunan tiga jembatan utama, pelebaran dan pembangunan jalan strategis, penataan kawasan perkotaan, pembangunan sport center, SPAM IKK, rehabilitasi RSUD Muara Teweh, serta normalisasi Sungai Bengaris.
Ia juga mengarahkan agar usulan program berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan, memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan pelibatan masyarakat dan dunia usaha, serta memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan.
“Keterbatasan anggaran menjadi tantangan, namun dengan perencanaan matang, penetapan prioritas yang jelas, dan pengelolaan keuangan yang akuntabel, anggaran dapat dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Ia berharap Musrenbang RKPD Kecamatan Teweh Timur menghasilkan rencana kerja yang realistis, terukur, dan memberi manfaat langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab, Barito Utara yang maju, sejahtera, dan berkeadilan dapat diwujudkan,” pungkasnya. (RAMADHANI/J)









