BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran melakukan kunjungan mendadak ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pulang Pisau, Kamis (15/12/2016). Kedatangan Sugianto Sabran di sela agenda mendampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar menengok lokasi pembangunan pabrik pengolahan sengon itu, terkait krisis energi di Kalimantan Tengah.

Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau, dan beberapa daerah lain di Kalteng, mengalami krisis energi listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kalselteng sedang melakukan pemadaman bergilir dengan dalih turbin pembangkit sedang perawatan.

PLTU Pulang Pisau jenis pembangkit yang mengandalkan energi kenitik dari uap ini merupakan sistem kelistrikan Barito melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) yang memotong jalur Kuala Kapuas sampai Palangkaraya. Adapun daya yang dihasilkannya yakni 2x60 MW.

Jika beroperasinya PLTU Pulang Pisau dengan baik dan maksimal, maka meskipun ada gangguan di PLTU Asam-Asam, akan bisa membantu mengatasinya, hingga pemadaman  tidak sampai terjadi. (RONI SAHALA/N).