NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – LED display running text bertuliskan Selamat Datang di Kabupaten Lamandau yang terpasang di Jembatan Sungai Lamandau dilaporkan hilang. Perangkat yang menjadi salah satu ikon pintu masuk Kota Nanga Bulik itu kini hanya menyisakan rangka penyangga.

Hilangnya LED display tersebut mengundang tanda tanya warga yang melintas. Perangkat itu diketahui telah terpasang sejak 2024 dan menjadi bagian dari penataan estetika kawasan jembatan.

Berdasarkan informasi awal, pencurian diduga terjadi sekitar Januari 2026. Waktu dan cara pelaku membawa kabur perangkat tersebut belum diketahui secara pasti. Namun, tidak ditemukan jejak kerusakan mencolok di lokasi pemasangan.

Dinas Perhubungan Kabupaten Lamandau telah melakukan pengecekan di lokasi dan meminta keterangan warga sekitar. Pihaknya memastikan akan segera melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamandau Gustoni menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, pencurian itu tidak hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga merusak keindahan kota.

“Kami sangat menyayangkan tindakan ini. Selain merugikan daerah, perbuatan tersebut juga merusak keindahan Kabupaten Lamandau yang dibangun bersama,” ujarnya, Jumat, 6 Februari 2026.

Ia menjelaskan, LED display tersebut merupakan bagian dari pengadaan tahun 2024 dengan nilai anggaran sekitar Rp35 juta, termasuk biaya pemasangan dan instalasi sistem.

Gustoni berharap masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait pencurian tersebut dapat melapor kepada pihak berwenang.

“Kami mengharapkan peran aktif masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Secara teknis, LED display yang hilang berukuran 52 x 292 sentimeter dan berfungsi menampilkan pesan berjalan, seperti ucapan selamat datang, informasi lalu lintas, hingga pengumuman pemerintah daerah. Sebelum hilang, perangkat tersebut cukup mencolok, terutama pada malam hari.

Untuk sementara, Dishub Lamandau akan mengevaluasi sistem keamanan seluruh sarana dan prasarana yang dikelola, termasuk meningkatkan patroli rutin. Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat turut menjaga fasilitas publik demi kenyamanan dan kebanggaan bersama. (NATALIA KRISTIN/J)