BORNEONEWS, Kuala Pembuang – MTsN Seruyan melaksanakan kegiatan bazar kewirausahaan sebagai bagian dari program kokurikuler Kurikulum Berbasis Cinta, Jumat, 6 Februari 2026.
Bazar kewirausahaan ini menampilkan beragam produk olahan makanan dan minuman hasil kreativitas siswa. Sementara itu, siswa kelas VII dan IX berperan sebagai pembeli dan pengunjung, sehingga tercipta interaksi aktif antarsiswa dalam suasana edukatif dan meriah.
Kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana pembelajaran terpadu lintas mata pelajaran, meliputi Fiqih, Matematika, IPA, dan Seni Budaya.
Melalui praktik langsung, siswa tidak hanya belajar berwirausaha, tetapi juga memahami penerapan materi pelajaran dalam kehidupan sehari-hari.
Pada mata pelajaran IPA, siswa mempelajari komposisi makanan yang sehat dan berkualitas. Dari Matematika, mereka dilatih menghitung modal, harga jual, serta keuntungan penjualan.
Sementara itu, Seni Budaya mengajarkan siswa mengemas produk secara menarik dan kreatif. Adapun dari mata pelajaran Fiqih, nilai kepedulian sosial ditanamkan melalui program sedekah berupa pembagian voucher belanja.
Kepala MTsN Seruyan, Mukhtar Luthfi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, bazar kewirausahaan menjadi media pembelajaran yang efektif karena mampu menggabungkan aspek akademik, kreativitas, dan pembentukan karakter siswa.
“Kegiatan ini bukan hanya melatih jiwa wirausaha siswa, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kerja sama, dan semangat berbagi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui kegiatan kokurikuler ini, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, memiliki keterampilan kewirausahaan, serta berkarakter peduli terhadap sesama sejak dini. (FAHRUL/j)









