JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Memphis Grizzlies bergerak di menit-menit akhir tenggat transfer NBA 2025/2026 dengan mendatangkan guard veteran Eric Gordon dari Philadelphia 76ers (Sixers), sebagai bagian dari pertukaran pemain yang diumumkan Jumat, 6 Februari 2026.

Selain Eric Gordon, Grizzlies juga memperoleh hak pertukaran pilihan putaran kedua NBA Draft 2032. Langkah ini diharapkan menambah pengalaman serta memperdalam rotasi skuad Memphis jelang paruh kedua musim.

Eric Gordon merupakan pemain senior dengan pengalaman panjang di NBA. Memasuki musim ke-17 karier profesionalnya, Gordon musim ini mencatat rata-rata 5,5 poin per pertandingan dengan akurasi tembakan mencapai 57,1 persen.

Bersama Sixers, Gordon lebih sering berperan sebagai pemain cadangan dan terakhir kali tampil pada 23 Desember 2025. Meski menit bermainnya terbatas, kehadirannya dinilai memberi kontribusi penting di ruang ganti, terutama dalam membimbing pemain muda Philadelphia seperti Tyrese Maxey dan VJ Edgecombe.

Bagi Memphis Grizzlies, perekrutan Gordon menjadi bagian dari strategi memperkuat tim dengan kombinasi pengalaman dan energi pemain muda. Manajemen Grizzlies terlihat cukup aktif pada bursa transfer musim ini demi menjaga daya saing di Wilayah Barat.

Sebelumnya, Memphis juga menjadi sorotan setelah melepas Jaren Jackson Jr, mantan All-Star sekaligus peraih penghargaan Defensive Player of the Year, ke Utah Jazz.

Langkah agresif Grizzlies pada tenggat transfer menegaskan upaya klub menata ulang komposisi tim agar tetap kompetitif hingga akhir musim reguler.

Sementara itu, bagi Philadelphia 76ers, pelepasan Eric Gordon membuka ruang rotasi lebih besar bagi pemain muda seiring fokus tim membangun kekuatan jangka panjang di sekitar inti skuad mereka.

ANTARA