JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri acara pengukuhan dan ta’aruf pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu, 7 Februari 2026.

Kehadiran Presiden dalam agenda bertema “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa” ini menegaskan dukungan pemerintah terhadap peran strategis ulama dalam menjaga persatuan dan ketahanan spiritual bangsa.

Presiden Prabowo tiba di Masjid Istiqlal sekitar pukul 10.00 WIB bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih, di antaranya Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Setibanya di lokasi, Presiden yang didampingi Menteri Agama Nasaruddin Umar langsung menyalami jajaran pimpinan MUI satu per satu. Di barisan pimpinan MUI turut hadir Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

Presiden kemudian menempati tempat duduk utama, diapit oleh Ketua Umum MUI K.H. M. Anwar Iskandar dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia kegiatan tersebut sekaligus Ketua Bidang Penanggulangan Bencana MUI.

Acara pengukuhan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla.

Dalam laporannya, Nusron Wahid menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 58.000 jamaah dari berbagai unsur, mulai dari pengurus MUI se-Jabodetabek, pimpinan pondok pesantren, hingga majelis taklim.

“Alhamdulillah, yang hadir dari semua lapisan. Ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan umat dalam mendoakan keselamatan bangsa,” ujar Nusron.

Ia menegaskan, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum doa bersama di tengah kondisi bangsa yang tengah menghadapi berbagai bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah daerah.

“Bangsa ini membutuhkan penguatan spiritual, persatuan, dan kepedulian sosial. Munajat bersama ini menjadi ikhtiar batiniah sekaligus pesan empati bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” katanya.

Pantauan di lokasi, puluhan ribu jamaah telah memadati kompleks Masjid Istiqlal sejak pukul 07.00 WIB. Bahkan, sebagian jamaah sudah hadir sejak waktu subuh. Jamaah mengenakan pakaian muslim serba putih dan memenuhi ruang utama hingga lantai atas masjid.

ANTARA