BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Misteri penemuan mayat laki-laki yang mengapung dan hanyut di Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan, wilayah Desa Asam Baru, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan, akhirnya terungkap.
Pihak Polres Seruyan berhasil mengidentifikasi korban setelah dilakukan proses evakuasi dan pemeriksaan medis.
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi melalui Kasi Humas Polres Seruyan Aiptu Ronny mengatakan, setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Hanau untuk dilakukan pemeriksaan medis (visum) sebagai bagian dari proses identifikasi.
“Dari hasil pemeriksaan dan identifikasi, ditemukan ciri khusus berupa tato di tangan kiri dan bagian dada. Berdasarkan hasil tersebut, identitas korban berhasil diketahui,” jelas Aiptu Ronny, Sabtu, 7 Februari 2026.
Korban diketahui bernama Rio Septiaji bin Sadi Al Diarto, lahir di Banjarnegara, 20 September 1999.
Setelah proses identifikasi dan visum selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, disaksikan oleh Kasi Sosial Kecamatan Danau Seluluk, Sarifah, serta Kepala Desa Tanjung Hara, Idie.
Selanjutnya, jenazah dimakamkan secara layak di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Jenderal Sudirman KM 115, Desa Asam Baru, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan.
“Hingga saat ini kami masih melakukan pendalaman dan langkah-langkah lanjutan sesuai prosedur guna memastikan seluruh proses berjalan dengan baik,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat serta segera melaporkan kepada aparat kepolisian apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. (FAHRUL/y)









