BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Kapuas berusaha membentuk karakter peserta didik melalui program Infaq Jumat Berkah. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat ini menjadi sarana edukatif untuk menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi sejak usia dini.
Program Infaq Jumat Berkah diikuti oleh seluruh warga madrasah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan. Setiap Jumat, siswa dengan penuh kesadaran menyisihkan sebagian rezekinya untuk diinfaqkan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, sekaligus melatih kebiasaan berbagi dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MIN 4 Kapuas, Abdun Napis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pendidikan karakter yang terintegrasi dengan pembiasaan nilai-nilai religius di lingkungan madrasah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan akhlak mulia peserta didik.
“Melalui Infaq Jumat Berkah, kami melatih siswa untuk berbagi rezeki dengan penuh keikhlasan serta menumbuhkan rasa empati terhadap saudara-saudara yang membutuhkan. Ini adalah bagian dari upaya kami dalam membangun karakter peserta didik yang berakhlak mulia,” ucap Abdun Napis, Sabtu, 7 Februari 2026.
Pelaksanaan kegiatan ini dikoordinasikan oleh Humas MIN 4 Kapuas, Distriyana, yang memastikan proses pengumpulan hingga penyaluran infaq berjalan secara transparan dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa akuntabilitas menjadi prinsip utama agar kepercayaan seluruh pihak tetap terjaga.
“Alhamdulillah, antusiasme siswa dan orang tua sangat baik. Infaq yang terkumpul kami salurkan kepada siswa kurang mampu, anak yatim piatu, serta masyarakat sekitar madrasah yang membutuhkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” ungkap Distriyana.
Dengan keberlanjutan program ini, MIN 4 Kapuas berharap dapat membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Budaya berbagi yang ditanamkan sejak dini diyakini akan menjadi bekal penting bagi siswa dalam kehidupan bermasyarakat.
Kementerian Agama pun menilai Infaq Jumat Berkah sebagai langkah positif dalam mendukung penguatan pendidikan karakter di madrasah. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya untuk menumbuhkan budaya peduli, berbagi, dan berempati terhadap sesama. (SABRIANOOR/j)









